in ,

Kisah Sukses Ryan Holmes Membangun Hootsuite

Ryan Holmes Hootsuite

Hootsuite adalah Situs layanan manajemen konten yang menyediakan layanan media daring yang juga terhubung dengan berbagai situs jejaring sosial lainnya, seperti : Facebook, Twitter, Linkedin, Foursquare, MySpace, dan WordPress.

HootSuite ini juga merupakan salah satu dari klien Twitter yang resmi. Situs ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008. Dengan menggunakan Hotsuite, teman-teman bisa mengupdate status langsung bersamaan ke beberapa akun sosial media, jadi tidak perlu repot untuk update satu-persatu di tiap akun sosial media.

Dalam suatu kesempatan, Ryan Holmes CEO sekaligus pendiri hootsuite bercerita tentang kisahnya dalam membangun Hootsuite dalam akun linkedin nya dimana Hootsuite, berjalan dari 0 hingga 5 juta pengguna tanpa anggaran iklan.

Saya mendapatkan pertanyaan dari beberapa orang yang bertanya,” Bagaimana anda mencapai 5 juta pengguna dalam 3 tahun; bagaimana anda membuat orang mengetahui produk anda?”

Lalu ada yang bertanya lagi dengan pertanyaan: “ Teknik khusus apa yang anda gunakan untuk mendapatkan pengguna ini, dan bagaimana anda tahu bahwa teknik ini bisa berjalan?

Karena tidak ada jawaban yang sederhana, saya menemukan dua kunci rahasia dibalik ledakan pertumbuhan pada awal perkembangan perusahaan saya dengan anggaran yang terbatas. Inilah kuncinya:

Berilah produk anda secara gratis: focus pada freemium user; uangnya belakangan.

Pada tahun 2008, kami menawarkan Hootsuite ke dunia sebagai produk freemium. User kami tumbuh sangat cepat mencapai ratusan ribu dan tidak ada yang membayar satupun. Jadi perusahaan-perusahaan yang ingin ditingkatkan fungsionalitas dan juga bantuan ekstra, mereka harus membayar dengan biaya bulanan, dari yang paling kecil $10 (Rp 100rb), $1000 (Rp 10juta), dan seterusnya.

Dan ini berhasil. Kami bisa memuaskan semua free user ini dan meningkatkan user base kami. Dengan memenuhi keinginan free user ini, produk anda menjadi gampang diakses, intuitif, dan berguna bagi mereka. Free user ini tidak terikat dengan anda, tidak ada kontrak jangka panjang. Jika anda tidak menyampaikan produk anda dengan segera, mereka akan pindah ke produk yang lain. Perlu anda ingat bahwa internet tidak mempunyai batasan pada aplikasi gratis lainnya yang mungkin lebih bagus dari aplikasi anda dan layanan cloud-based dengan harga dan kualitas bersaing di mata user.

Sementara itu, user yang setia ini menyediakan arus lead yang stabil untuk tim penjualan kami. Jadi, lupakan saja cold-calling (proses penjualan dengan mendekati customer atau klien seperti melalui telepon, email dan media sosial). Dalam banyak kasus yang terjadi di Hootsuite, sekelompok karyawan pada perusahaan tertentu mulai menggunakan layanan kami secara gratis dan setelah itu mereka akan menyukainya. Akhirnya, boss mereka akan mulai menyadari hal ini dan meng-upgrade ke versi premium. Dengan begitu, kami berhasil mendapatkan klien baru.

Pada akhirnya, hanya sebagian kecil dari free user ini yang akan berkonversi, tetapi intinya adalah kestabilan dan persentase yang bisa diprediksi. Sampai hari ini, lebih dari setengah customer berbayar kami – termasuk beberapa klien dari perusahaan besar, dengan kontrak enam digit – dulunya adalah klien yang tidak berbayar alias free user – user yang menggunakan produk kami secara gratis.

Freemium bukanlah konsep yang baru. Perusahaan seperti Skype, Spotify, Dropbox dan Evernote dibangun dengan konsep freemium. Sebagian besar dari perusahaan ini merupakan perusahaan cloud-based, SaaS model, jadi biaya mereka sedikit sekali, mungkin hampir tidak ada pada titik tertentu – untuk mendapatkan free users.

Konsep dasarnya sangat sederhana, namun cukup menipu. Fokuskan energi anda untuk membangun produk yang sangat menarik dan user base yang setia. Jangan khawatirkan soal uang. Saya tidak bisa membayangkan melakukan bisnis dengan cara lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *